Analisis garvimetri adalah cara analisis kuantitatif berdasarkan berat tetap (berat konstannya). Analisis gravimetric adalah suatu bentuk analisis kuantitatif yang berupa penambangan, yaitu suatu roses emisahan dan penimbangan suatu komponen dalam suatu zat dengan jumlah tertentu dan dalam keadaan sesempurna mungkin. Analisis gravimetri adalah analisis kimia secara kuantitatif berdasarkan proses pemisahan dan penimbangan suatu unsur atau senyawa dalam bentuk semurni mungkin.

Secara garis besar gravimetri dibagi menjadi 4 bagian:

  • Gravimetric fisik
  • Thermogravimetri
  • Analisis pengendapan gravimetric
  • Elektrodeposisi

Syarat senyawa:

  • Proses pemisahan analit yang dituju harus berlangsung secara sempurna, sehingga banyaknya analit yang tidak terendapkan secara analitis tiak terdeteksi.
  • zat yang ditimbang harus murni atau mendekati murni dan mempunyai susunan yang pasti.

Analisis gravimetri adalah proses isolasi dan pengukuran berat suatu unsur atau senyawa tertentu. Bagian terbesar dari penentuan senyawa gravimetri meliputi transformasi unsur atau radikal kesenyawa murni stabil yang dapat segera diubah menjadi bentuk yang dapat ditimbang dengan teliti. Berat unsur dapat dihitung berdasarkan rumus senyawa dan berat atom unsur – unsur atau senyawa yang dikandung dilakukan dengan berbagai cara, seperti : metode pengendapan; metode penguapan; metode elektroanalisis; atau berbagai macam cara lainya. Pada prakteknya 2 metode pertama adalah yang terpenting, metode gravimetri memakan waktu yang cukup lama, adanya pengotor pada konstituen dapat diuji dan bila perlu faktor – faktor pengoreksi dapat digunakan (Khopkar,1999).

Pada dasarnya pemisahan zat dengan gravimetri dilakukan dengan cara sebagai berikut.

  • Mula-mula cuplikan dilarutkan dalam pelarutnya yang sesuai.
  • ditambahkan zat pengendap yang sesuai.
  • Endapan yang terbentuk disaring, dicuci, dikeringkan atau dipijarkan, dan setelah itu ditimbang.
  • Kemudian jumlah zat yang ditentukan dihitung dari faktor stoikiometrinya.
  • Hasilnya disajikan sebagai persentase bobot zat dalam cuplikan semua (Rivai,1994).